Nasional - Beban Hidup Makin Berat, Bunuh Diri Marak

JAKARTA- Fenomena bunuh diri di kalangan masyarakat Indonesia semakin marak. Tercatat, ada sejumlah aksi bunuh diri yang menggemparkan.

Akhir Februari lalu, satu keluarga besar yang tinggal di dua kota berbeda Cirebon, Jawa Barat dan Pekalongan, Jawa Tengah tewas bunuh diri dengan meminum racun serangga. Aksi bunuh diri massal satu keluarga ini diduga karena keluarga terlilit hutang.

Memasuki awal Maret, seorang lelaki berusia 47 tahun tewas karena loncat dari lantai 4 parkiran sebuah mall di kawasan Grogol, Jakarta. Aksi nekat ini dilakukan diduga karena depresi tidak memiliki pekerjaan. Selain itu, Senin (3/3) seorang mahasiswa Unas nekat melompat dari lantai lima ITC Depok. Di Kramatjati, Sartono nekat bunuh diri di warungnya. Belum diketahui motif bunuh diri tersebut, namun diduga aksi nekat itu terkait erat dengan persoalan ekonomi.

"Orang mengambil keputusan bunuh diri biasanya karena ada masalah. Orang yang seperti ini umumnya merasa bahwa masalah yang mereka hadapi itu tidak ada jalan keluar dan tekanannya besar. Sehingga akhirnya mereka berpikiran pendek, pikirannya buntu dan kemudian mengambil keputusan untuk mengakhiri persoalan, penderitaannya adalah dengan bunuh diri," ungkap Psikolog Diennaryati Tjokrosuprihatono.

Dien Tjokro menambahkan, fenomena bunuh diri satu keluarga memang jarang terjadi. Kalau sampai terjadi bunuh diri massal dalam keluarga umumnya kepala keluarga tidak ingin keluarga yang ditinggalkan terbebani masalah. Oleh karena itu daripada hal seperti itu terjadi makanya satu keluarga diajak bunuh diri.

Sementara itu, Tokoh Nahdatul Ulama (NU) dari Jawa Tengah Eva Yuliana menambahkan, dalam ajaran agama manapun, baik Islam atau bukan bunuh diri adalah perbuatan yang tidak diperbolehkan. "Aksi bunuh diri adalah perbuatan yang naif, dan agama manapun melarang umatnya untuk melakukan bunuh diri," ucapnya.

Eva melanjutkan, orang yang melakukan bunuh diri artinya memiliki jiwa yang tidak sehat. Persoalan seberat apapun pasti ada jalan keluarnya. “Bunuh diri bukan jalan keluar terbaik untuk menyelesaikan persoalan seberat apapun,” katanya.
okezone.com
Previous
Next Post »

Dilarang Promosi Blog, Spam, Hack dan yang berbau Negatif ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment